Sering Dilakukan, Padahal 5 Kebiasaan Ini Bisa Menghalangi Rezeki dan Keberkahannya

Diposting pada

Banyaknya harta yang kita dapatkan ternyata tak menjamin harta itu itu akan membawa keberkahan.

Karena tak sedikit dari mereka yang bergelimang harta namun justru selalu saja ada masalah yang mengiringi perjalanan hidup mereka, bahkan bisa disebut malapetaka selalu hadir dalam kehidupan mereka.

Bisa jadi semua itu terjadi lantaran seringnya kita melakukan berbagai kebiasaan ini.

Pertama, mendoakan keburukan kepada orang lain. Setiap hari kehidupan kita selalu bersinggungan dengan orang lain, dan tak dapat dipungkiri terkadang kita merasa sakit hati kepada orang lain. Dan bisa jadi karena sakit hati itulah kemudian kita mendoakan keburukan kepada orang lain yang telah membuat kita sakit hati. Padahal apa yang kita lakukan itu bisa menjadi sebab berkurangnya keberkahan rezeki kita.

Kedua, memutuskan tali silaturrahim. Kita tentu sudah sering mendengar, banyak teman banyak rezeki, karena rezeki kita juga bisa dari perantara mereka, maka jalinlah silaturahmi dengan mereka, bukan malah memutus tali silaturrahmi kepada mereka, terlebih kepada saudara-saudara kita.

Ketiga, serakah. Sepertinya memang sudah menjadi sifat manusia yang tak pernah puas dengan apa yang dimilikinya, padahal keserakahan kita itu tidak akan membawa keberkahan dalam hidup, karena orang-orang yang serakah sudah pasti mereka sangat kurang bersyukur dengan pemberian Allah, lalu bagaimana Allah akan menambah rezeki kita jika kita saja tak bersyukur dengan pemberian-Nya.

Keempat, kebanyakan tidur. Ini berhubungan dengan orang yang malas, karena orang yang malas biasa memang kebanyakan tidur.

Padahal orang yang ingin selalu rezekinya lancar, dan berkah mereka akan selalu giat menjalani hidup, dan tidak akan bermalas-malasan.

Kelima, tidak menghabiskan makanan. bukankah makanan yang kita dapatkan juga merupakan rezeki juga, tapi berapa sering kita menyia-nyiakan makanan kita, kita sangat sering tidak menghabiskan makanan kita, bahkan kita membuangnya tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.

Bukankah itu termasuk mubadzir, dan dengan sering melakukan kemubadziran maka akan menjauhkan dari rezeki, dan keberakahannya.

Loading...