Gara-gara Ekspresi Ini, Ustaz Adi Hidayat Hadiahkan Umroh Untuk Zohri Si Pelari Tercepat Dunia Asal Lombok

Diposting pada

Prestasi besar untuk tanah pertiwi dicatatkan oleh pelari muda Indonesia, Muhammad Zohri.

Di Piala Dunia Atletik U-20 yang digelar di Finlandia, Zohri berhasil menyabet gelar juara pada nomor 100 meter, pada Rabu, 11 Juli 2018 waktu setempat.

Keberhasilan Zohri, pemuda asal Lombok ini mendapat simpati dari banyak orang.

Satu di antaranya adalah Ustaz Adi Hidayat.

Dalam sebuah video rekaman yang diungguh ke media sosial menjadi viral setelah sang ustaz akan memberikan hadiah berupa umroh ke tanah suci.

Hadiahnya tersebut tidak hanya diberikan kepada Zohri saja, melainkan juga kepada kedua orangtuanya.

Melalui video rekaman tersebut, ustaz Adi Hdayat meminta agar pesan melalui video itu sampai kepada Zohri dan orangtuanya.

Dalam pesannya itu yag disampaikan di Masjid Al-Ihsan PTM-VJS, Bekasi, Kamis (12/7), “Mohon bagi yang terdekat dengan beliau, mohon disampaikan kepada beliau dan keluarganya. Anda dan keluarga Anda kami insyaaallah berikan hadiah untuk menunaikan ibadah umrah. Kapan Anda siap bisa disampaikan dan insyaallah kami dengan izin Allah memberikan kemudahan untuk itu semua,”.

“Sebagai tanda syukur kepada Allah, saya hadiahkan bagi Anda dan kedua orangtua Anda dari Akhyar TV dan kami semua, undangan untuk menunaikan ibadah umrah dengan izin Allah Subhanahu Wataala,” ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, prestasi ‘manusia tercepat di dunia’ yang kini melekat pada pemuda kelahiran 1 Juli 2000 itu bukan saja membanggakan Indonesia, tetapi juga mengejutkan warga dunia.

Sebab, posisi Zohri saat berlari berada di sebelah kanan.

Tak pernah ada yang menyangka bahwa pemuda tersebut yang akan memenangkan kejuaran tersebut.

Patut dicontoh dari diri Zohri adalah sikapnya yang tak pernah berhenti bersyukur.

Meski saat itu Zohri keluar sebagai pemenang, hal yang pertama dilakukan pemuda tersebut adalah mengingat kebasaran Allah Subhanahu Wataala.

“Yang paling membanggakan adalah ekspresi beliau (Zohri) setelah selesai kemudian melakukan lomba itu. Tiba-tiba dia datang, melewati kawan-kawannya, hal pertama yang ia lakukan adalah bersujud,” ucapnya.

Simak videonya di bawah ini:

Dua Pelari Amerika Lewat

Seperti dikutip dari situs resmi iaaf.org, Kamis (12/9/2018), selama 32 tahun kejuaraan dunia U20 IAAF berlangsung, baru kali ini ada peserta asal Indonesia yang memperoleh medali.

Zohri berhasil mengungguli dua pesaing terberatnya asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Adapun catatan waktunya adalah 10,18 detik dengan rataan waktu kecepatan 1,2 meter per detik.

Sementara itu, dua pelari asal Amerika Serikat Anthony Schwartz (10,22 detik) dan Eric Harrison (10,22 detik) berada di peringkat selanjutnya.

Perjalanan Zohri di Piala Dunia Atletik U-20 terbilang tak meyakinkan.

Sebab, di semifinal, Zohri sempat kalah dari Schwartz, yang ada di posisi terdepan, dengan margin 0,05 detik.

Alhasil, pada partai final, Zohri Zohri datang ke pertandingan ini bukan sebagai sprinter unggulan.

Pada saat babak penyisihan, penampilan terbaiknya ialah finish pada posisi kedelapan.

Baca: Sempat Nikah Diam-diam, Ini Sosok Mantan Istri Ketiga Sultan Brunei, Beda Usianya 33 Tahun

Meski demikian, Zohri mampu meledak di partai puncak.

Pelari 18 tahun tersebut mampu merebut posisi terdepan saat memasuki titik tengah lintasan. Hingga akhirnya, Zohri mampu meraih gelar juara.

Lewat prestasi ini, Lalu Muhammad Zohri telah mencatatkan sejarah baru dengan menjadi atlet Indonesia pertama yang mampu meraih emas dan medali di kompetisi ini.

Loading...