Jenazahnya Bau Busuk dan Hangus Saat Dikubur, Ternyata Saat Hidup Pernah Beginikan Ibunya

Diposting pada

Kisah berikut ini diceritakan oleh seorang ustad yang mengurus jenazah salah satu warga desa yang meninggal dunia karena sakit.

Peristiwa mengerikan sekaligus bisa menjadi pelajaran ini menimpa seorang pria bernama Karta. Sebelum meninggal, ia menderita penyakit aneh. Saat meninggal, jenazahnya juga mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Peristiwa yang terjadi pada Januari 2018 ini berawal ketika Karta merasakan gatal-gatal di tubuhnya. Dia mengira ini hanyalah penyakit gatal biasa. Namun, kelamaan perutnya terlihat memerah dan luka.

Ia telah pergi ke dokter dan paranormal. Namun, tetap saja tak ada yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut. Hartanya pun sedikit demi sedikit terkuras untuk pengobatannya.

Tubuh Karta makin kurus dan lemah. Ia hanya bisa berbaring di ranjangnya. Dari luka di perutnya, keluar cairan berbau busuk. Meski telah dibersihkan, cairan ini terus keluar.

Setelah 9 bulan merasakan sakit, Karta akhirnya meninggal dunia. Namun, jenazahnya malah berbau sangat busuk. Para tetangga yang melayat, terpaksa menutup hidung mereka. Wewangian yang disemprotkan tak mampu menutupi bau busuk tersebut.

Hal serupa juga dialami para pengurus jenazah. Mereka terpaksa memakai masker. Pasalnya, cairan bau dari perut Karta terus keluar. Padahal, jasadnya telah dibersihkan dan dimandikan.

Setelah itu, jenazah pun dibawa ke pemakaman. Tak ada hal janggal yang terjadi hingga pemakaman selesai. Namun, tiba-tiba muncul beberapa pria yang mengatakan bahwa jenazah tak bisa dimakamkan disitu karena tanahnya sudah dibeli orang lain.

Karena hal ini, warga pun menggali makam Karta untuk dipindahkan. Namun anehnya, kain kafan yang tadinya putih berubah menjadi abu-abu. Saat mayat diangkat pun warga keheranan karena ukuran jenazah seakan lebih kecil.

Saat dibuka untuk dirapikan kain kafannya, warga terhenyak melihat mayat pria itu sudah menghitam dan gosong seakan habis terbakar. Kaki dan tangannya pun tertekuk ke arah dada. Padahal, Karta baru 30 menit dimakamkan.

Setelah mendapati hal itu, warga segera menggali lubang baru dan menguburkan Karta kembali.

Ustad ini pun akhirnya mengisahkan suatu hal yang tak terduga. Semasa hidup Karta dikenal sebagai pria yang baik oleh tetangga. Istrinya cantik dan rumah tangganya harmonis.

Di awal pernikahan, ternyata Karta juga tinggal bersama sang ibu. Namun, istrinya sering mengeluh dan meminta sang mertua untuk ikut menyelesaikan pekerjaan rumah. Tak jarang, wanita cantik itu meneriaki mertuanya.

Hingga suatu malam saat hujan lebat, entah karena apa Karta mengusir sang ibu. Tetangga melihat ibu Karta keluar rumah seraya menjinjing tas. Saat itu, wanita tersebut juga terlihat menangis. Namun, Karta seakan tak peduli lagi pada sang ibu.

Setelah peristiwa itu, Karta mulai menderita penyakit anehnya. Dia juga tak sempat meminta maaf pada sang ibu hingga ajal menjemputnya.

Loading...